Home / Travelling / Review Kampoeng Bamboe Bogor

Review Kampoeng Bamboe Bogor

Hari Jum’at kemarin (25/12/15) saya dan keluarga niat ingin jalan jalan ke Bogor. Tempat yang kami tuju adalah kampoeng Bambu yang terletak di desa Ciburayut.

Sehari sebelumnya kakak ipar saya mencoba kontak untuk booking. Memang ini adalah liburan panjang jadi harus booking dulu. Namun berapa kali ditepon berlainan waktu tak ada respon alias ga diangkat. Ada beberapa nomor yang tertera di websitenya gak juga diangkat. Akhirnya besoknya kami nekad langsung aja pergi ke lokasi, sambilan survey. Sambil jalan ke lokasi, kami coba kontak lagi dan diangkat, kata resepsionis semua villa sudah full, ada hotel sisa 1 kamar. Memang disana disediakan villa dan kamar hotel. Kami pun mendisikusikan kembali. Sambilan melihat alternatif. Semua memutuskan mau survey aja dulu. Lalu kami menelpon lagi, lagi lagi gak diangkat. Huffftt.

Akhirnya Tiba juga di lokasi. Pertama kali tiba disana ditemui satpam. “ada yang bisa dibantu pak?” sapanya. “Kami ingin menginap disini” Jawab kami. “Sudah booking pak” Tanya satpam. “Belum, kami telpon gak ada yang respon sama sekali” kami menjelaskan.
“kalau belum booking, disini udah full pak”
“Tadi kami nelpon katanya masih ada sisa 1 kamar hotel”
akhirnya satpamnya tetap menahan kami di pintu gerbang sambilan konfirmasi ke resepsionis. Itu pun langsung menggunakan motor, gak pakai hp atau sarana komunikasi yang ada.

“benar-benar deh..” gumam dalam hati

Akhirnya kami diperbolehkan masuk ke resepsionis. Pihaknya mengatakan semua villa full kecuali ada 1 kamar T, seharga 1,1jt bisa diisi 4 org.
“Kok, kami hubungi dari kemarin gak ada yang respon? di telpon gak angkat, sms gak dibalas?” tanya sang kakak.
“maaf pak, kami sibuk org cek inn dan cek out”

aku yang merasa pernah melayani tamu penginapan saja, pasti punya waktu tuk respon pelanggan. Masa’ villa yang sebesar ini gak ada yg standby.

Setelah melihat kamar hotel yang tersedia, kami merasa kurang nyaman. Kamarnya terletak dilantai 3, dan tanpa lift. Capeeek pastinya.

Kami memutuskan untuk membatalkannya. Dan pulang dengan kecewa.

Huff.. benar – benar deh. Manajemennya kurang bagus, tidak komunikatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *